Cara Menangani Setir Mobil Berat

Cara Menangani setir mobil yang berat sebagian besar masih diabaikan oleh pengemudi. Sebenarnya, ada banyak keuntungan untuk mengatasi pegangan yang berat baik dari segi keamanan maupun kenyamanan.

Hal ini tidak terlepas dari performa mobil yang cenderung sangat menurun saat setir terasa berat. Kemudi berat sering dialami saat mobil sudah tua.

Jika Anda tidak langsung berlatih menangani pegangan yang berat. Pengemudi tidak merasa nyaman saat mengemudi. Selain itu, pengemudi cepat mengalami kelelahan dan nyeri lengan, terutama jika rute yang mereka kendarai memiliki banyak tikungan tajam.

Dari segi kenyamanan akan sangat terasa, juga tidak luput dari bahaya mengancam keselamatan saat berkendara. Jika setir mobil terasa berat, bisa jadi ada beberapa faktor. Hal yang cukup berbahaya adalah kerusakan pada steering rack.

Jika mobil yang Anda kendarai terasa berat di setir, segera ambil langkah untuk mengatasi setir yang berat. Berurusan dengan kemudi berat adalah pertolongan pertama dan indikator kesehatan mobil Anda. Yuk simak penjelasannya berikut ini.

1. Periksa tekanan Ban

Jika setir mobil Anda terasa berat, mungkin karena tekanan ban terlalu rendah. Hal ini biasanya membuat sulit untuk memutar kemudi. Mendiagnosis apakah tekanan ban mobil normal juga sangat mudah. Anda perlu memastikan bahwa ban mobil Anda terlihat rata secara fisik.

Anda kemudian dapat memukul ban mobil dengan batang besi atau benda keras lainnya. Hal ini dilakukan agar Anda dapat melihat apakah ban mobil benar-benar kehabisan angin. Ban mobil tidak selembut ban sepeda motor, jadi Anda bisa memeriksanya dengan tangan.

Jika Anda masih tidak yakin, yang terbaik adalah berkendara langsung ke bengkel pompa ban atau pom bensin pengisian nitrogen. Tidak butuh waktu lama untuk mengatasi pegangan yang berat ini dan memiliki manfaat keamanan lainnya.

Bahkan dengan ban kempes, setir mobil bisa bergetar saat Anda menginjak rem. Ini sangat berbahaya bila digunakan untuk mengemudi dengan kecepatan tinggi.

2. Sesuaikan pengaturan FWA

Padahal, posisi roda mobil tidak vertikal 0 derajat atau sedikit miring. Bagian bawah roda biasanya di luar bagian atas. Ini disebut sudut camber, yang merupakan salah satu FWA (front wheel alignment). FWA sendiri merupakan pengaturan untuk mengatur posisi roda depan.

Jika pengaturan FWA benar, kemudi akan terasa ringan. Untuk mengatasinya, bawa saja mobil ke bengkel dan seimbangkan.

Anda biasanya dapat menemukan beberapa proses servis mobil yang berkaitan dengan sudut roda depan dan keseimbangan roda mobil. Ini umumnya dikenal sebagai spooling dan keseimbangan.

3. Periksa status cairan power steering. Power steering

Menggunakan prinsip hidraulik untuk mentransmisikan daya. Oleh karena itu, power steering membutuhkan cairan khusus yang dapat menahan suhu dan tekanan tinggi. Biasanya jenis cairan power steering, ATF atau automatic transmission fluid.

Tentu saja, oli memburuk setiap kali digunakan. Kemampuan untuk melumasi dan memberi daya saat oli habis.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.